7 Makanan Peredam Stres dan Cemas Menurut Ahli

7 Makanan Peredam Stres dan Cemas Menurut Ahli

Your Mind solution – Berbagai hal dapat menimbulkan stres dan rasa cemas berlebih. Menurut ahli, 7 bahan makanan ini jadi peredam stres dan cemas.

Stres mungkin saja datang dari berbagai hal. Baik keluarga, pekerjaan ataupun masalah lainnya yang dapat memicu stres dan kecemasan.

Gejala stres dan kecemasan yang datang akan sangat mengganggu kenyamanan bahkan hingga aktivitas yang seharusnya bisa dilakukan secara normal. Tak jarang, rasa tidak nyaman yang datang akibat stres dan kecemasan dapat berlangsung beberapa hari.

Melakukan konsultasi dengan psikolog untuk mengatasi stres dan kecemasan masih menjadi hal tabu di Indonesia. Para ahli menyarankan untuk mengatasi stres dengan cara yang alami melalui konsumsi beberapa bahan makanan.

 

Berikut ini 7 makanan yang dapat mengatasi stres dan kecemasan menurut Health (21/5).

 

7 Makanan Peredam Stres dan Cemas Menurut Ahli7 Makanan Peredam Stres dan Cemas Menurut Ahli Foto: iStock

1. Sayuran hijau

Konsumsi makanan seperti burger atau makanan lainnya untuk mengatasi stres dan kecemasan tidak dilarang. Tetapi sebaiknya, tambahkan sayuran hijau menjadi komposisi di dalamnya untuk membantu mengimbangi nutrisi dari makanan tersebut.

“Sayuran hijau seperti bayam mengandung folat yang dapat memproduksi dopamin. Dopamin digunakan untuk melepaskan hormon penenang pada otak yang membantu mengatasi kecemasan,” kata Heather Mangieri selaku juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics.

 

2. Oatmeal

Saat merasa stres, tidak sedikit orang yang akan merasakan kelaparan. Peraturan pertama yang disarankan para ahli adalah jangan pernah menolak rasa lapar yang datang. Oatmeal bisa menjadi jawaban untuk memenuhi rasa lapar yang datang ketika stres.

Dibandingkan dengan makan makanan karbohidrat yang manis seperti donat, kue dan sebagainya, oatmeal menjadi jawaban makanan yang lebih sehat dan tidak harus dikhawatirkan konsumsinya. Menurut penelitian yang dilakukan di Massachusetts Institute of Technology, konsumsi karbohidrat juga dapat membantu otak untuk menciptakan hormon serotonin yang berfungsi sebagai antidepresan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *