7 Tips agar Anak Terbiasa dan Mau Makan Serat, Bisa Diberikan Camilan Bun

7 Tips agar Anak Terbiasa dan Mau Makan Serat, Bisa Diberikan Camilan Bun

your mind solution – Bunda, apakah makanan Si Kecil sudah memenuhi asupan serat yang dibutuhkan tubuhnya? Ingat ya, serat dibutuhkan oleh anak untuk memenuhi nutrisi dan metabolisme tubuhnya nih.

Menurut Angka Kecukupan Gizi (AKG) 2019, anak berusia 1 sampai 3 tahun membutuhkan asupan serat 19 gram per hari. Sayangnya, asupan ini masih sangat kurang bagi anak Indonesia.

Penelitian di Jakarta tahun 2020 menemukan bahwa anak usia 6-36 bulan hanya mengonsumsi sekitar 5,6 gram serat per hari. Artinya, ada 88,1 persen anak yang kekurangan serat dalam sehari dan 21,6 persen dapat berisiko mengalami konstipasi.

Dari hasil penelitian ini, ditemukan bahwa kebanyakan anak mendapatkan serat dari nasi, yakni 93,4 persen. Padahal, nasi hanya mengandung 0,2 gram serat, Bunda.

Menurut ahli nutrisi dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), Prof. Dr. dr. Saptawati Bardosono, MSc, orang tua perlu mengetahui dengan tepat strategi pemenuhan serat ini untuk anaknya. Selain memberikan menu makan yang tepat, Bunda juga perlu tahu bila anak memiliki preferensi terhadap makanan.

“Anak-anak punya preferensi sejak lahir menyukai rasa manis da asin dan ini tidak diperoleh dari makanan tinggi serat. Mereka tidak suka rasa pahit dan asam,” kata wanita yang akrab disapa Tati ini dalam dalam Virtual Press Conference Peluncuran Kampanye ‘Jam Makan Serat’ via Zoom, baru-baru ini.

Bunda juga perlu tahu bahwa anak bisa mengalami neofobia, yakni menolak konsumsi jenis makanan tertentu seperti sayuran dan buah. Bila kondisi ini bisa diatasi, orang tua hanya perlu mengontrol jumlah dan jenis makan anak dengan cara yang positif.

Strategi untuk kecukupan asupan serat anak bisa dilakukan secara bertahap. Bunda bisa mencoba 7 tips atau strategi berikut:

1. Memberikan contoh

Ayah dan Bunda perlu memberikan contoh atau menjadi role model bagi anak. Coba konsumsi makanan mengandung serat yang teratur dan terjadwal setiap hari agar anak terbiasa.

“Makanan-makanan berserat ini walaupun tidak disukai anak, tapi kita sebagai orang tua perlu memberikan contoh. Konsumsinya teratur dan terjadwal setiap hari,” kata Tati.

2. Memberikan sayuran

Bunda perlu membiasakan untuk memberikan sayuran pada menu makan utama anak ya. Jangan menyerah da coba berulang-ulang sampai anak benar-benar mengenal rasa sayuran

3. Memberikan buah

Buah memiliki rasa manis yang disukai anak-anak usia di bawah 5 tahun, Bunda. Kita dapat memberikan buah sebagai selingan antara dua waktu makan utama.

4. Menyediakan bahan makanan kaya serat

Bunda perlu menyiapkan berbagai bahan makanan yang kaya akan serat bila menu makan utama anak tidak mampu memenuhi kebutuhan hariannya. Contoh makanan berserat adalah roti, biskuit, atau sereal.

5. Tambahkan serat pada sup

Saat membuat sup, Bunda bisa menambahkan bahan makanan tinggi serat ya. Selain sayur, jangan lupa tambahkan kacang-kacangan atau polong-polongan di dalam hidangan lauk seperti sup.

6. Sediakan produk makanan kaya serat

Selain dari bahan makanan utama, coba sediakan produk makanan yang kaya serat fungsional. Saat ini, sudah banyak produk mengandung serat yang aman dikonsumsi anak-anak.

“Kita sebagai orang tua cukup bertanggung jawab mengenalkan produk tersebut sambil mengenalkan buah dan sayur,” ujar Tati.

7. Membuat makanan selingan

Tak cuma dari makan utama, serat juga bisa dimasukkan sebagai makanan selingan atau camilan. Selain membeli, Bunda bisa membuatnya sendiri di rumah. Jangan lupa untuk melihat apa yang disukai anak ya.

3 Penyebab Anak Susah Tidur, Kesehatan hingga Psikososial Penting Diperhatikan

3 Penyebab Anak Susah Tidur, Kesehatan hingga Psikososial Penting Diperhatikan

Your mind solution – Banyak orang tua khawatir saat anak susah tidur. Padahal, tidur merupakan kebutuhan dasar manusia sejak dari dalam kandungan hingga usia tua.

Kebutuhan tidur sama pentingnya dengan kebutuhan untuk makan, beraktivitas, dan kebutuhan lainnya. Tubuh sendiri memerlukan tidur untuk pemulihan energi setelah beraktivitas.

Pada bayi dan anak-anak, sangat penting untuk mendapatkan tidur yang cukup demi pertumbuhan dan perkembangannya. Tidur yang baik tentu dihitung secara kuantitas maupun secara kualitas, Bunda.

Kebutuhan tidur dari segi kuantitas maksudnya adalah kebutuhan lama waktu tidur dalam sehari. Bayi dan anak dikatakan mengalami gangguan tidur secara kuantitas, jika jumlah waktu tidurnya kurang dari yang seharusnya.

Untuk lebih praktis, dibuat batasan antara jam 19.00 – 07.00. Jumlah waktu tidur bayi dan anak dikatakan kurang apabila belum mencapai 9 jam, atau terbangun tengah malam lebih dari 3 kali dan setiap terjaga lebih dari 1 jam.

Sedangkan tidur yang berkualitas bisa dinilai dari tingkat kepulasan atau mutu tidur tersebut. Tingkat kualitas ini dinilai dari kemudahan memulai tidur dan berapa lama mempertahankan tidur. Kualitas tidur anak dapat digambarkan dengan lama waktu mereka tidur. Serta, keluhan-keluhan yang dirasakan saat tidur ataupun sehabis bangun tidur.

Dampak anak kurang tidur

Di samping itu, kebutuhan tidur bayi berbeda-beda sesuai usia. Waktu tidur bayi yang berkualitas akan memengaruhi tumbuh kembangnya.

Jika bayi mengalami masalah susah tidur, maka dia akan rewel dan mengantuk sepanjang hari. Sedangkan pada anak yang lebih besar akan mengalami kesulitan fokus, gangguan emosi, dan gangguan proses belajar di masa depan.

Sebelum menilai apakah anak mengalami susah tidur, Bunda juga harus memahami kebutuhan tidur anak sesuai usia. Pelajari pula, ritme tidur mereka sejak baru lahir yang akan kemudian akan berubah mengikuti perkembangan usianya.

Pola tidur bayi

Pada bayi baru lahir sampai usia 1 bulan, mereka membutuhkan waktu tidur hampir 18-20 jam sehari. Tapi, varian ini akan terbagi-bagi menjadi sekitar 1-4 jam untuk tidur dan sekitar 1-2 jam untuk minum atau minum.

Bayi akan tidur kembali ketika sudah kenyang. Ingat ya, Bunda, pada usia ini, bayi juga belum bisa membedakan siang dan malam.

Seiring dengan perkembangan anak, setelah mereka berusia 1 bulan, kebutuhan tidur bayi pun akan makin berkurang. Pada usia 1 bulan hingga 1 tahun, kebutuhan tidur bayi hanya sekitar 16-18 jam per hari.

Di usia ini, kemampuannya untuk mengenal tentang siang dan malam makin berkembang. Umumnya sekitar usia 4 bulan, dia mulai bisa membedakan siang dan malam dan mempunyai ritme tidur seperti orang dewasa.

Meski begitu, sampai usia 1 tahun, bayi masih sering terbagun. Namun, intensitasnya akan semakin berkurang, Bunda. Sehingga Bunda dan Ayah tidak perlu khawatir berlebihan saat Si Kecil sering terbangun di malam hari.

Bayi sampai usia 1 tahun masih terbangun 2-3 kali dalam semalam. Setelah usia 1 tahun, kebutuhan tidur bayi menjadi 14-16 jam sehari. Hampir 70 sampai 80 persen porsi dipakai di tidur malam.

Lalu, kondisi seperti apa yang perlu diwaspadai? Baca di halaman selanjutnya mengenai masalah tidur yang sering dialami bayi.

 

Skincare Berbahan Daun Kelor Jadi Tren Kecantikan, Ini Manfaatnya untuk Wajah

Skincare Berbahan Daun Kelor Jadi Tren Kecantikan, Ini Manfaatnya untuk Wajah

Your mind solution – Skincare daun kelor menjadi bahan perawatan wajah yang kini jadi tren. Daun kelor atau yang juga dikenal moringa ternyata memiliki segudang manfaat kecantikan.

“Daun kelor juga dikenal sebagai ‘pohon ajaib’ adalah pohon superfood kuno asal India. Daun kelor telah digunakan selama ribuan tahun karena khasiat khasiat penyembuhannya dan nilai gizinya yang sangat terkonsentrasi,” ujar ahli herbal Elizabeth Dorow, seperti dikutip dari Zoe Reports.

Daun kelor kaya akan vitamin A, C dan E. Vitamin-vitamin tersebut dapat bekerja di sejumlah masalah kulit, mulai dari jerawat, kusam sampai penuaan dini. Inilah sejumlah manfaat skincare daun kelor:

1. Skincare Daun Kelor dapat Meminimalisir Jerawat, Keriput dan Menjaga Kulit dari Bahaya Polusi

Daun kelor kaya akan vitamin A, dan ini salah satu vitamin yang dianggap paling ampuh untuk kulit wajah. Ketika daun kelor menjadi bahan skincare maka dapat mendorong sel-sel kulit untuk memperbarui kulit dengan lebih cepat. Selain itu kandungan tersebut juga membantu membatasi jerawat yang timbul, menyamarkan noda dan pigmentasi, sampai garis halus.

Daun kelor
Daun kelor Foto: Getty Images/iStockphoto/didoi

“Daun kelor memiliki sifat antimikroba alami yang membantu meredam peradangan akibat bakteri yang pada bisa menyebabkan jerawat,’ jelas Dr. Kemi Fab, Direktur Klinik Kulit Joyful, seperti dikutip dari Elle.

Sifat anti-inflamasi ini mengurangi kerusakan pada kulit, menenangkan kulit yang mengarah ke permukaan yang lebih halus.

2. Skincare Daun Kelor Dapat Melembapkan Kulit

Selain dapat mengatasi jerawat, dan menghaluskan permukaan kulit, skincare daun kelor juga bekerja untuk melembapkan kulit karena kandungan vitamin E antioksidan. Asam lemak omega yang terkandung dalam daun kelor itu akan menjaga kadar air dalam kulit.

“Kay akan asam oleat yang merupakan asam lemak omega. Minyak ringan itu membantu mencegah kehilangan air dalam kulit, melindungi penghalang kelembapan kulit dengan menjaganya tetap terhidrasi dengan baik,” ungkap Dr. Kemi.

3. Skincare Daun Kelor Bekerja untuk Kulit Sensitif

Seperti yang dijelaskan Dr. Kemi bahwa daun kelor dapat melindungi penghalang kelembapan kulit, otomatis, skincare daun kelor bekerja untuk kulit sensitif. Kulit pun bisa jadi lebih sensitif karena paparan radikal. Di sinilah skincare daun kelor bekerja untuk menetralkan radikal oksigen.

“Daun kelor mengandung antioksidan yang kuat yang lebih hebat dibanding kunyit dan matcha sehingga bekerja untuk menetralkan radikal oksigen yang berbahaya bagi struktur sel dan DNA kulit,” kata Dr. Kemi.

5 Tips Diet Tanpa Nyiksa ala Citra Kirana, Turun 21 Kg Dalam 4 Bulan

5 Tips Diet Tanpa Nyiksa ala Citra Kirana, Turun 21 Kg Dalam 4 Bulan

your mind solution -Citra Kirana sukses memangkas berat badannya hingga 21 kilogram, usai sebelumnya berat badan mencapai 96 kilogram di masa kehamilan. Meski begitu, banyak yang tak mengira artis cantik ini sempat mencapai bobot nyaris 100 kg.

Bahkan, wanita yang akrab dipanggil Ciki ini mulanya tak sadar badannya semakin menggemuk. Begitu juga dengan makanan yang dirinya konsumsi selama hamil.

“Aku enggak ngerti kayak makan apa aja (selama hamil),” katanya dilihat dari kanal YouTube Ciky Citra Rezky pada Selasa (25/5/2021).

Pada akhirnya, ia memilih menjalani diet tanpa menyiksa badan dan membuat dirinya merasa tak tersiksa seperti kelaparan. Mulai dari makan real food hingga tetap menjaga nutrisi, intip sejumlah rahasia Citra Kirana pangkas puluhan kilo.

 

1. Tidak ngemil

Salah satu yang menjadi tantangan Ciki adalah menahan godaan nyemil. Sebelum diet, dirinya mengaku sering mengonsumsi camilan setiap waktu.

“Dan enggak ngemil-ngemil, sih. Maksudnya ngemil yang cake terus yang gitu-gitu udah lumayan jarang banget. Yang tadinya everytime, everyday. Selalu makan cake atau yang manis-manis gitu,” tutur Citra.

2. Makan real food

Meski diet, Citra Kirana masih mengonsumsi nasi dan asupan karbohidrat lainnya. Ia bahkan masih suka makan nasi uduk dengan sang suami. Namun, Ciki menyebut makanan yang ia konsumsi adalah real food, alias makanan tanpa olahan.

“Real food tuh maksudnya makanan yang utuh. Jadi yang tanpa olahan. Makan sosis itu sebenernya kan olahan, ya? Kalau mau daging yang utuh daging aja, steak gitu (masih) okay,” jelas Citra.

 

3. Jaga asupan nutrisi

Saat melakukan diet, biasanya Bunda akan menghilangkan bermacam nutrisi yang dibutuhkan tubuh, nih. Misalnya saja lemak, karbohidrat, bahkan ada yang menghilangkan serat lho, Bunda.

Namun, hal ini tidak dilakukan oleh Citra, Bunda. Menurutnya, diet yang baik adalah yang selalu menjaga asupan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh.

“Tetap nutrisinya selalu ada. Makan karbohidratnya ada, proteinnya ada, sayurnya ada. Yang penting real food,” imbuh Bunda satu anak ini.

 

 

4. Support

Dukungan atau support dari orang terdekat juga merupakan salah satu yang Bunda butuhkan saat sedang diet. Terlebih jika dukungan diberikan dari sang suami ya, Bunda.

Citra mengaku menjalani diet dengan dukungan penuh dari sang suami, Rezky Adhitya, Bunda. Karenanya, Rezky pun jadi ikutan makan sehat dan enggak ngemil, lho.

“Dan kamu yang mendukung aku. Jadi nemenin juga dan Mas Ky juga akhirnya makan makanannya juga jadi yang sehat,” ucap wanita yang akrab disapa Ciki ini.

5. Makan 3x sehari

Saat diet biasanya Bunda akan memangkas waktu makan khususnya makan malam, ya? Ternyata Bunda tetap bisa menurunkan berat badan meski makan malam, lho.

Hal ini juga dilakukan oleh Citra Kirana, Bunda. Ia mengaku selalu makan tiga kali sehari dan tidak pernah melewatkan waktu makan manapun.

“Tapi kita tetap makan. Makan pagi, siang, malam. Yang biasanya aku suka skip, aduh gak mau makan malam ah takut gendut, ini enggak. Kita malam-malam makan nasi bahkan,” kata Citra Kirana.

Wah, beneran enggak nyiksa ya, Bunda. Tertarik mencoba tips diet ala Citra Kirana?

7 Makanan Peredam Stres dan Cemas Menurut Ahli

7 Makanan Peredam Stres dan Cemas Menurut Ahli

Your Mind solution – Berbagai hal dapat menimbulkan stres dan rasa cemas berlebih. Menurut ahli, 7 bahan makanan ini jadi peredam stres dan cemas.

Stres mungkin saja datang dari berbagai hal. Baik keluarga, pekerjaan ataupun masalah lainnya yang dapat memicu stres dan kecemasan.

Gejala stres dan kecemasan yang datang akan sangat mengganggu kenyamanan bahkan hingga aktivitas yang seharusnya bisa dilakukan secara normal. Tak jarang, rasa tidak nyaman yang datang akibat stres dan kecemasan dapat berlangsung beberapa hari.

Melakukan konsultasi dengan psikolog untuk mengatasi stres dan kecemasan masih menjadi hal tabu di Indonesia. Para ahli menyarankan untuk mengatasi stres dengan cara yang alami melalui konsumsi beberapa bahan makanan.

 

Berikut ini 7 makanan yang dapat mengatasi stres dan kecemasan menurut Health (21/5).

 

7 Makanan Peredam Stres dan Cemas Menurut Ahli7 Makanan Peredam Stres dan Cemas Menurut Ahli Foto: iStock

1. Sayuran hijau

Konsumsi makanan seperti burger atau makanan lainnya untuk mengatasi stres dan kecemasan tidak dilarang. Tetapi sebaiknya, tambahkan sayuran hijau menjadi komposisi di dalamnya untuk membantu mengimbangi nutrisi dari makanan tersebut.

“Sayuran hijau seperti bayam mengandung folat yang dapat memproduksi dopamin. Dopamin digunakan untuk melepaskan hormon penenang pada otak yang membantu mengatasi kecemasan,” kata Heather Mangieri selaku juru bicara Academy of Nutrition and Dietetics.

 

2. Oatmeal

Saat merasa stres, tidak sedikit orang yang akan merasakan kelaparan. Peraturan pertama yang disarankan para ahli adalah jangan pernah menolak rasa lapar yang datang. Oatmeal bisa menjadi jawaban untuk memenuhi rasa lapar yang datang ketika stres.

Dibandingkan dengan makan makanan karbohidrat yang manis seperti donat, kue dan sebagainya, oatmeal menjadi jawaban makanan yang lebih sehat dan tidak harus dikhawatirkan konsumsinya. Menurut penelitian yang dilakukan di Massachusetts Institute of Technology, konsumsi karbohidrat juga dapat membantu otak untuk menciptakan hormon serotonin yang berfungsi sebagai antidepresan.

 

Bagaimana Cara Redakan Stres? Ini 3 Tips dari Pakar IPB

Bagaimana Cara Redakan Stres? Ini 3 Tips dari Pakar IPB

Your mind solution – Stres adalah gangguan atau kekacauan mental dan emosional yang disebabkan oleh beberapa faktor dan menyebabkan seluruh tubuh merasakan hal yang tidak nyaman. Rasa yang dialami tubuh tersebut adalah reaksi seperti ancaman, tekanan, atau perubahan.

Menurut Melly Latifah, dosen dari Institut Pertanian Bogor (IPB) Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen Fakultas Ekologi Manusia, terdapat tips meredakan stres.

Stres sendiri juga merupakan hasil persepsi seseorang terhadap kondisi yang dinilai melebihi batas kemampuan diri untuk mengatasinya. Asal mula stres biasanya dapat dipengaruhi dari faktor eksternal seperti pekerjaan, kematian, perceraian, kekerasan, bencana, paceklik, pemutusan hubungan kerja (PHK), konflik, kemacetan yang menjadi sumber stres atau stressor.

“Stres dapat membuat kinerja buruk, tidak produktif, bahkan memicu berbagai macam penyakit. Ada banyak bukti ilmiah bahwa dalam jangka panjang, stres berdampak buruk bagi kesehatan,” ujar Melly seperti dikutip dari situs resmi IPB, Sabtu (15/5/2021).

Lebih lanjut menurut Melly dampak panjang dari stres adalah sistem saraf simpatik yang bertugas mengendalikan detak jantung, pernapasan, keringat, aliran darah, kekuatan otot, dan kegiatan mental serta melemahnya sistem kekebalan. Jika dibiarkan terlalu lama akan menyebabkan berbagai penyakit seperti maag, flu, penyakit kardiovaskular, kanker, dan mempercepat penuaan (aging).

“Kehidupan yang dinamis memungkinkan setiap orang mengalami stres di dalam perjalanan hidupnya,” papar Melly.

Dosen IPB tersebut memberikan tips meredakan stres sebagai berikut:

1. Kenali Sumber Stres

Jangan sampai membiarkan stres berlarut-larut dan menumpuk dengan sumber stres lainnya. Agar jiwa dan raga sehat, segera tanggulangi stres dengan menyadari bahwa kalian sedang mengalami stres. Coba kenali sumber masalahnya.

“Kita juga bisa lakukan tindakan untuk mengatasi masalah atau mengubah situasi yang ada,” ujar Melly.

2. Ubah Pola Pikir dan Lakukan Kegiatan Relaksasi

Jika masalah tidak dapat diatasi tips meredakan stres yaitu dengan cara mengubah pola pikir dengan melihat masalah dari sisi positifnya. Selain itu juga lakukanlah kegiatan relaksasi seperti beribadah, berdzikir, meditasi, mendengarkan musik, mandi air hangat, serta latihan pernafasan menurutnya dapat dilakukan untuk mengurangi atau menghilangkan perasaan terancam, takut, cemas, dan emosi negatif. Melakukan hobi juga bantu redakan stres.

“Respons fisik terhadap stres dapat dikelola dengan melakukan olah raga, makan makanan yang sehat dan bergizi, serta istirahat yang cukup,” jelas Melly.

3. Melakukan Aktivitas Sosial

Lakukanlah aktivitas sosial dengan membantu orang-orang yang kurang beruntung di sekitar sehingga membuat kita merasa lebih bersyukur dan membentuk sikap ikhlas. Ketika semua hal tersebut sudah dilakukan namun stres juga belum hilang segera cari dukungan melalui keluarga, teman, serta ahli seperti konselor dan psikiater.

Nah itu tadi adalah tips meredakan stres dari pakar IPB. Detikers ketahui sumber stresmu dan kelola dengan baik ya!

Sekujur Tubuh Wanita Ini Bengkak karena ‘Alergi Bekerja’, Kok Bisa?

Sekujur Tubuh Wanita Ini Bengkak karena ‘Alergi Bekerja’, Kok Bisa?

Your mind solution – Caitlin Taylor, wanita pekerja bank berusia 30 tahun asal Inggris mengalami bengkak memerah di sekujur tubuh. Pemeriksaan yang ia jalani tak kunjung berbuah hasil. Rupanya, Caitlin alergi pada pekerjaan. Kok bisa?

“Benar-benar menakutkan. Saya terbangun dan tubuh saya dipenuhi ruam ini. Saya tidak bisa bernapas dan melihat dengan jelas. Tubuh saya terlihat seperti habis dibakar atau diserang oleh alien. Sakit sekali,” katanya, dikutip dari Metro News UK, Kamis (27/5/2021).

Setiap hari Cailtin bekerja pukul 7.00-22.30. Ditambah, perjalanan kereta antara rumah dan kantor selama 1,5 jam setiap perjalanan.

Meski kondisinya terus-menerus memburuk, Caitlin tetap memaksakan tubuhnya bekerja. Seiring waktu, stres dan kecemasan ikut menggerogoti tubuhnya.

“Awalnya, saya benar-benar stres dan kecemasan merayap masuk. Kemudian kondisi tubuh saya memburuk. Ruam di kepala saya sangat parah. Kulit saya benar-benar bengkak,” imbuhnya.

 

“Ketika saya bercermin, saya bisa melihat seluruh wajah saya bengkak. Apotek mengatakan itu adalah reaksi alergi dan memberi saya antihistamin, tetapi malah semakin parah dan menyebar ke seluruh leher lengan dan dada saya. Saya mulai mengalami serangan panik,” lanjutnya.

Berdasarkan tes darah, Caitlin didiagnosis mengalami gejala alergi. Namun, dokter tak kunjung berhasil menemukan pemicunya. Ia dianjurkan untuk mengonsumsi obat steroid sehingga berat tubuh bertambah. Tak kunjung pulih, kepercayaandirinya malah ikut anjlok.

Setelah menjalani perawatan intens selama 3 minggu, dokter menduga alergi Caitlin dipicu oleh stres. Mengatasinya, dokter menyarankan Caitlin untuk perlahan mengurangi konsumsi obatnya.

Lantaran tak tahan lagi dengan kondisinya, Caitlin mengambil langkah nekat. Ia berhenti bekerja dan mencairkan seluruh tabungannya untuk berwisata. Mulai dari perjalanan romantis di Spanyol, bersenang-senang di Selandia Baru, Swedia, hingga belajar yoga di Bali.

“Saya meninggalkan semuanya dan tidak punya rencana. Saya takut, saya menangis ketika terbang keluar, tetapi saya memiliki waktu terbaik sepanjang perjalanan,” kata Caitlin.

“Saya menemukan cara baru untuk hidup,” pungkasnya

Kena Panu, Bolehkah Pakai Obat Salep dan Sabun Antijamur Sekaligus?

Kena Panu, Bolehkah Pakai Obat Salep dan Sabun Antijamur Sekaligus?

Your mind solution -saya menderita penyakit panu yang cukup lama dengan bercak keabu-abuan. Apakah boleh jika saya memakai obat salep dan sabun antijamur tanpa resep secara bersamaan Dok?

Jawaban

Panu disebabkan oleh jamur, karena itu biasanya butuh engobata yang cukp lama bahkan bisa sampai berbulan-bulan.

Pengobatan panu yang cukup efektif, murah, dan aman, biasanya memakai obat topikal dengan menggunakan salep antijamur. Pada umumnya salep antijamur dapat dibeli secara bebas oleh pasien dan aman digunakan. Namun, bila lokasinya luas, biasanya pengobatan topikal saja tidak cukup dan memerlukan kombinasi pengobatan sistemik dengan obat minum.

Perlu pemeriksaan oleh dokter untuk memastikan diagnosis dan kesembuhan karena bercak kulit akibat panu biasanya memerlukan waktu yang cukup lama untuk kembali normal (menggelap kembali sesuai warna kulit).

China Restui Vaksin Sinovac untuk Anak 3-17 Tahun, RI Tunggu Rekomendasi

China Restui Vaksin Sinovac untuk Anak 3-17 Tahun, RI Tunggu Rekomendasi

YOUR MIND SOLUTION – China telah menyetujui izin penggunaan darurat vaksin Sinovac Biotech untuk usia 3-17 tahun. Indonesia masih menunggu rekomendasi pakar untuk menggunakannya pada anak-anak.

Izin penggunaan vaksin Sinovac untuk mencegah COVID-19 pada anak-anak diungkap oleh pimpinan Sinovac Biotech Yin Weidong dalam wawancara televisi. Kapan mulai diberikan, Yin menyebut tergantung strategi pemerintah China.

Yang pasti, anak-anak punya prioritas lebih rendah dibanding lansia berdasarkan tingkat kerentanan.

Hasil awal uji klinis fase 1 dan 2 menunjukkan vaksin Sinovac bisa memunculkan respons imun pada umur 3-17 tahun. Sebagian besar efek sampingnya adalah ringan.

Sementara itu, vaksin Sinopharm yang menggunakan teknologi serupa yakni inactivated virus telah mengirimkan data sebagai bagian dari pengajuan izin. Vaksin ini juga tengah menjalani uji klinis pada anak 3-17 tahun.

Sementara itu, vaksin Cansino juga sudah memasuki uji klinis fase 2 pada anak usia 6-19 tahun.

 

Indonesia bagaimana?

Juru bicara vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan RI dr Siti Nadia Tarmizi mengatakan tidak akan serta merta memberikan vaksin Corona pada anak. Pihaknya masih menunggu rekomendasi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), organisasi profesi, dan Indonesia Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI).

Ketua ITAGI Prof Dr Sri Rezeki, SpA(K) menyebut ada kemungkinan Indonesia bisa menggunakan vaksin Sinovac pada anak. Namun pihaknya masih menunggu data-data ilmiahnya untuk dikaji.

“Kita masih menunggu publikasi ilmiahnya,” kata Prof Sri, Sabtu (5/6/2021).