4 Seleb Ini Terkena Covid-19 saat Hamil dan Melahirkan, Perjuangannya Bikin Haru

4 Seleb Ini Terkena Covid-19 saat Hamil dan Melahirkan, Perjuangannya Bikin Haru

your mind solution- Sudah setahun kita hidup berdampingan dengan virus corona. Pandemi yang telah merambah ke seluruh dunia ini hingga kini memang tak kunjung berakhir.

Meski telah ada vaksin, kini semakin banyak juga masyarakat yang telah terjangkit Covid-19. Tak hanya dari kalangan masyarakat biasa, Covid-19 seolah tak pandang bulu. Ia menyerang seluruh lapisan masyarakat salah satunya dari kalangan selebritis.

Di Indonesia juga semakin banyak seleb yang terjangkit Covid-19. Kondisinya pun bermacam-macam. Ada yang berhasil melewati fase berat dan berhasil sembuh. Namun tak sedikit juga yang tak bisa melewatinya dan akhirnya harus meninggal.

Bahkan beberapa di antaranya, terjangkit Covid-19 dalam keadaan hamil dan usai melahirkan. Mereka pun harus berjuang sekuat tenaga agar sembuh dan dapat kembali berkumpul dengan keluarganya. Terkena Covid-19 saat hamil dan usai melahirkan, ini perjuangan para seleb yang bikin haru.

Nadya Mustika

4 Seleb Ini Terkena Covid-19 saat Hamil dan Melahirkan, Perjuangannya Bikin Haru

Selasa (13/4) lalu, Nadya Mustika melahirkan anak pertama dari pernikahannya dengan Rizki DA. Nadya melahirkan secara normal dalam kondisi positif Covid-19. Karenanya, ia tak bisa langsung mendekap sang buah hati. Usai persalinan dia harus menjalani perawatan dan isolasi.

“Saat ini Nadya sedang melakukan isolasi mandiri, sebelum lahiran sudah positif Covid-19. Di salah satu rumah sakit di Bandung yang bisa menangani persalinan dengan pasien positif Covid-19,” ungkap Rizki, dikutip dari Liputan6.

Beruntungnya, bayi dengan berat 2,95 kg dan panjang 51 cm tersebut lahir dalam keadaan sehat dan negatif Covid-19. Sang jagoan kecil tersebut lalu diberi nama Baihaqqi Syaki Ramadhan.

“Anaknya sudah dites tapi anaknya negatif. Dan tadi dapat kabar insya Allah nanti hasil kedua karena dicek juga dari darah anak itu, mudah-mudahan tidak terjangkit,” tutur Ridho, saudara kembar Rizki DA.

Dinda Hauw

Bersama dengan sang suami, Maret lalu Dinda Hauw sempat positif Covid-19. Kabar tersebut diumumkan Rey Mbayang lewat akun Instagram-nya. Saat terjangkit Covid-19 itu, Dinda Hauw tengah hamil 6 bulan.

“Aku dinda positif Covid-19. Allah itu baik banget yaa, ngasih kita rasa sakit biar kita paham betul bagaimana bersyukurnya saat sehat.. Doakan kita ya,” tulis Rey Mbayang di instagram beberapa waktu lalu.

Paula Verhoeven

Selanjutnya ada Paula Verhoeven yang beberapa waktu lalu sempat panik usai mengetahui hasil tes antibodi SARS-Cov 2. Hasil tes menunjukkan bahwa istri Baim Wong tersebut memiliki antibodi Covid-19.

Dalam kasus ini, dokter menduga adanya dua kemungkinan. Yang pertama adalah pernah terpapar Covid-19 namun tak terlacak oleh tes atau sudah menerima vaksin Covid-19. Akan tetapi, kala itu Paula belum menjalani vaksinasi, sehingga kemungkinan pertamalah yang terjadi. Kendati demikian, hingga kini Paula dan sang janin dalam kondisi aman dan sehat.

Aqia Nurfadla

artis kena covid saat hamil

Desember 2020, istri Fiersa Besari, Aqia Nurfadla, dinyatakan positif Covid-19. Mirisnya, saat itu dirinya sedang dalam kondisi hamil. Demi kebaikan bersama, Fiersa dan sang istri memutuskan berpisah tempat tinggal untuk sementara waktu.

“Alhasil, atas permintaan Aqia, kami pisah rumah sementara. Kata dia, biar saya bisa tetap kerja. Padahal sedih juga harus jauh. Aqia dipindahkan ke rumah keluarganya yang di dalamnya cuma ada Aqia dan satu orang keluarga yang juga positif (mereka beda kamar dan lantai),” kata Fiersa lewat media sosialnya.

Kabar bahagianya, pada Februari lalu, sang istri telah melahirkan dan semuanya sehat. Bayi perempuan mereka diberi nama Kinasih Menyusuri Bumi.

Corona di Indonesia Melonjak, Waktunya PSBB Ketat Lagi? Ini Kata Pakar

Corona di Indonesia Melonjak, Waktunya PSBB Ketat Lagi? Ini Kata Pakar

Bangkok, Thailand - Mar 2020 : Crowd of unrecognizable business people wearing surgical mask for prevent coronavirus Outbreak in rush hour working day on March 18, 2020 at Bangkok transportation

your mind solution – Corona di Indonesia meningkat drastis dalam sepekan belakangan. Pakar epidemiolog Universitas Grifith Australia Dicky Budiman mendesak penerapan PSBB dengan cakupan wilayah yang lebih luas, tidak sebatas pulau Jawa dan Bali.Ia menyebut, perlu satu bulan ‘tarik rem darurat’ demi menekan kasus Corona yang dinilainya semakin tak terkendali. Bahkan, kata Dicky, kondisi COVID-19 saat ini bukan yang terburuk, masih ada potensi kasus Corona melonjak lebih tinggi di beberapa waktu mendatang.

“Sebetulnya sudah saatnya untuk menerapkan PSBB, tapi masalahnya tidak bisa sporadis tidak bisa parsial harus Jawa Bali, permasalahannya ini sekarang sudah besar, perlu wilayah yang lebih luas, perlu waktu yang setidaknya satu bulan,” beber dr Dicky Sabtu (12/6/2021).

“Pertanyaannya adalah kesanggupan dari pemerintah dalam program untuk masyarakat yang rawan karena dampaknya bisa jauh lebih besar. Nah ini yang tahu adalah pemerintah kondisi keuangan segala macam,” sambungnya.

Alternatif jika lockdown tak diterapkan

Catatan kasus COVID-19 yang kembali melonjak menurut Dicky jangan dijadikan suatu ‘aib’. Hal ini dikarenakan kasus Corona yang terjadi di lapangan jauh dari catatan yang selama ini dilaporkan. Lantas bagaimana jika tak bisa menerapkan PSBB atau lockdown?

“Artinya jika penerapan itu tidak dilakukan, PSBB atau lockdown itu, ya deteksi dini ke rumah-rumah harus dilakukan dengan testing tracing,” kata dia.

“Dirubah lah paradigma bahwa kasus banyak itu ya memang sudah banyak di masyarakat. Jangan menjadi semacam aib karena akhirnya mengundang masalah yang jauh lebih besar,” bebernya.

Warning kasus Corona di luar DKI Jakarta

Alih-alih mengkhawatirkan peningkatan kasus Corona DKI Jakarta mencapai lebih dari 300 persen, Dicky malah memperingatkan wilayah yang belum mampu mendeteksi kasus Corona dengan baik. Terlebih di tengah penerapan strategi dengan tolak ukur data tidak akurat.

“Nah apa yang terjadi di DKI bukan berarti di daerah lain tidak ada, ingat lho, DKI adalah testing dan tracingnya terbaik, nah saya tidak terlalu khawatir dengan DKI, yang saya kuatir itu di luar 3 provinsi ya yaitu di luar DKI Jogja dan Sumatera Barat,” tukasnya.

“Karena cakupan testing mereka, pemahaman situasinya sangat minim sekali, sehingga potensi ledakan kematiannya luar biasa besar dan ini yang harus dipahami oleh para kepala daerah dan di tengah ancaman varian baru ini apalagi dengan strateginya tidak bermodal data yang benar alamat meledak tak terkendali,” pungkasnya.

5 Tips Diet Tanpa Nyiksa ala Citra Kirana, Turun 21 Kg Dalam 4 Bulan

5 Tips Diet Tanpa Nyiksa ala Citra Kirana, Turun 21 Kg Dalam 4 Bulan

your mind solution -Citra Kirana sukses memangkas berat badannya hingga 21 kilogram, usai sebelumnya berat badan mencapai 96 kilogram di masa kehamilan. Meski begitu, banyak yang tak mengira artis cantik ini sempat mencapai bobot nyaris 100 kg.

Bahkan, wanita yang akrab dipanggil Ciki ini mulanya tak sadar badannya semakin menggemuk. Begitu juga dengan makanan yang dirinya konsumsi selama hamil.

“Aku enggak ngerti kayak makan apa aja (selama hamil),” katanya dilihat dari kanal YouTube Ciky Citra Rezky pada Selasa (25/5/2021).

Pada akhirnya, ia memilih menjalani diet tanpa menyiksa badan dan membuat dirinya merasa tak tersiksa seperti kelaparan. Mulai dari makan real food hingga tetap menjaga nutrisi, intip sejumlah rahasia Citra Kirana pangkas puluhan kilo.

 

1. Tidak ngemil

Salah satu yang menjadi tantangan Ciki adalah menahan godaan nyemil. Sebelum diet, dirinya mengaku sering mengonsumsi camilan setiap waktu.

“Dan enggak ngemil-ngemil, sih. Maksudnya ngemil yang cake terus yang gitu-gitu udah lumayan jarang banget. Yang tadinya everytime, everyday. Selalu makan cake atau yang manis-manis gitu,” tutur Citra.

2. Makan real food

Meski diet, Citra Kirana masih mengonsumsi nasi dan asupan karbohidrat lainnya. Ia bahkan masih suka makan nasi uduk dengan sang suami. Namun, Ciki menyebut makanan yang ia konsumsi adalah real food, alias makanan tanpa olahan.

“Real food tuh maksudnya makanan yang utuh. Jadi yang tanpa olahan. Makan sosis itu sebenernya kan olahan, ya? Kalau mau daging yang utuh daging aja, steak gitu (masih) okay,” jelas Citra.

 

3. Jaga asupan nutrisi

Saat melakukan diet, biasanya Bunda akan menghilangkan bermacam nutrisi yang dibutuhkan tubuh, nih. Misalnya saja lemak, karbohidrat, bahkan ada yang menghilangkan serat lho, Bunda.

Namun, hal ini tidak dilakukan oleh Citra, Bunda. Menurutnya, diet yang baik adalah yang selalu menjaga asupan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh.

“Tetap nutrisinya selalu ada. Makan karbohidratnya ada, proteinnya ada, sayurnya ada. Yang penting real food,” imbuh Bunda satu anak ini.

 

 

4. Support

Dukungan atau support dari orang terdekat juga merupakan salah satu yang Bunda butuhkan saat sedang diet. Terlebih jika dukungan diberikan dari sang suami ya, Bunda.

Citra mengaku menjalani diet dengan dukungan penuh dari sang suami, Rezky Adhitya, Bunda. Karenanya, Rezky pun jadi ikutan makan sehat dan enggak ngemil, lho.

“Dan kamu yang mendukung aku. Jadi nemenin juga dan Mas Ky juga akhirnya makan makanannya juga jadi yang sehat,” ucap wanita yang akrab disapa Ciki ini.

5. Makan 3x sehari

Saat diet biasanya Bunda akan memangkas waktu makan khususnya makan malam, ya? Ternyata Bunda tetap bisa menurunkan berat badan meski makan malam, lho.

Hal ini juga dilakukan oleh Citra Kirana, Bunda. Ia mengaku selalu makan tiga kali sehari dan tidak pernah melewatkan waktu makan manapun.

“Tapi kita tetap makan. Makan pagi, siang, malam. Yang biasanya aku suka skip, aduh gak mau makan malam ah takut gendut, ini enggak. Kita malam-malam makan nasi bahkan,” kata Citra Kirana.

Wah, beneran enggak nyiksa ya, Bunda. Tertarik mencoba tips diet ala Citra Kirana?